« June 2007 | Main | August 2007 »

Karena Aku Adalah Bintang

    Tidurlah...
    Selamat malam
    Lupakan sajalah aku
    Mimpilah dalam tidurmu
    Bersama bintang

    Ketika malam bertambah malam. Tahu bahwa itulah adanya. Dan air itupun mengalir. Sampai jauh. Kamu genggam makin erat. Karena takkan kamu biarkan. Dan akan berarti. Pasti. Tapi tentu tidak untuknya.
    Ada kisah yang tercipta. Antara ribuan pelangi. Kamu mulai lelah walaupun tidak untuk menyerah. Walaupun mendung, walaupun malam, aku tahu bintang tetap ada di sana. Apakah aku mengerti?
    Akan kubiarkan berlalu. Apa adanya. Aku tak tahu. Semuanya terjadi. Tak bisa dihindari. Kan kugenggam. Makin erat. Dan akan berarti. Walaupun tidak untuknya.
    Di antara dinginnya angin di lembah pegunungan, aku mulai terjatuh dan bangkit lagi. Bersama rintik hujan. Aku jatuh lagi. Dan pasti bangkit lagi. Dan di antara belaian lebat hutannya, maka nyanyikanlah. Bukankah itu menyenangkan. Apakah kamu mengerti?
    Dan berjalanlah. Bernyanyilah. Menembus batas mimpi. Memeluk bintang. Seeratnya. Di atas langit hitam. Dan ramahnya malam akan membelai mimpimu. Bersama bintang, yang akan selalu memberikan senyuman.
    Dan terbanglah. Tersenyumlah. Bahagialah. Jauh tinggi. Melewati hujan. Menembus awan. Karena di balik awan, akan selalu ada bintang.
    Do you understand?

Song Lyrics Taken from Drive - Bersama Bintang
Bandung, Juli 2007

                            

Adalah Pada Suatu Hari

Adalah Peterpan
Dengan binar indah matanya
Terbang menembus pelangi

Dilihatnya seorang peri
Di kejauhan mimpi
Terdiam di tempatnya
Seperti ia pernah mengenalnya

"Guk... Guk... Guk..."
"Itu peri kecil pujaan hatimu"
Anjing putih kecil Peterpan berseru

"Oh..." Peterpan bergumam
Ia pun menghampiri
Peri kecil yang sedang duduk sendiri

Peri Kecil tersenyum
Sayap peraknya terluka
"Kenapa?" tanya Peterpan

"Entahlah" jawab Peri Kecil
Peterpan tersenyum
Mencoba mengerti
Memahami luka yang tak ingin dibagi

"Maaf" ucapnya pada Sang Peri
Sang Peri pun mengerti

Peterpan mencoba dengan setulus hati
Mengobati luka yang tak terperi

* * *

Ketika hari beranjak pergi
Peterpan melihat Sang Peri mencoba terbang kembali
"Terbanglah penuh semangat!!!" teriak Peterpan
Tapi Sang Peri tak mendengar

Peri Kecil menari-nari
Teman-temannya datang
Ada memuja ada yang menyayangi
Membagi semangat
Membantu untuk selalu bisa terbang kembali

"Terbanglah penuh semangat!!!" teriak Peterpan
Tapi Sang Peri tak mendengar

Peterpan pun tersenyum
Melihat Sang Peri terbang kembali
Mengepakkan indah sayap peraknya

"Guk... Guk... Guk..."
"Bukankah Sang Peri begitu berarti?"
Anjing kecil berseru lagi

Peterpan tak menjawab
Tangannya ternyata terluka
Ketika menyentuh sayap Sang Peri

"Guk... Guk... Guk..."
"Ayo kamu ikuti"
Anjing putih kecil menasehati

Peterpan tak mengerti
Membiarkan waktu berganti
Untuk terlelap dan bermimpi
Menghilangkan lelah di hati

Peri Kecil menari-nari
Melupakan luka di hati
Peri-peri lain begitu menyayangi

* * *

Pada suatu hari
Peterpan dan Sang Peri bertemu di negeri mimpi
Berjanji mengikat hati

"Guk... Guk... Guk..."
Anjing putih kecil tersenyum riang
Melihat Peterpan bersama Peri Kecil tersayang

Senyum mereka terkembang
Bulan dan bintang pun ikut berdendang

* * *

Anjing putih kecil berseru lagi
Membangunkan Peterpan dari mimpi
"Guk... Guk... Guk..."
"Aku akan pergi bersama Sang Peri"
"Menemaninya setiap hari"

Peterpan tersenyum
Melihat anjing putih kecil
Bersama dengan Sang Peri
"Andai aku jadi anjing putih kecil"
"Tentu aku akan gembira sekali"
"Selalu bisa menemani Sang Peri" :D

Sang Peri juga tersenyum lagi
Sungguh manis sekali
Berusaha menimpali
"Andai anjing putih kecil itu kamu Peterpan"
"Tentu aku akan bersedih hati"
"Dan akan lari jika selalu kamu temani" :D

Anjing putih kecil tertawa geli
Melihat apa yang terjadi
"Guk... Guk... Guk..."
"Peterpan dan Peri Kecil yang menawan hati"
"Kalian akan selalu kusayangi"
"Sampai aku mati" :D

* * *

Waktu pun terus berganti
Dengan kepakan sayap peraknya
Adalah Peri Kecil...
Terbang menari-nari
Jauh tinggi
Menembus batas mimpi

Musim pun selalu berganti
Dengan binar indah matanya
Adalah Peterpan...
Terbang jauh tinggi
Sampai nanti
Menembus ribuan pelangi

Jakarta, Juli 2007